Mengenal Mochtar Lubis (1922-2004) Jurnalistik Indonesia
Mochtar Lubis
Mochtar Lubis adalah
salah satu tokoh Indonesia yang terkenal sebagai jurnalis. Selain itu Mochtar
Lubis juga seorang penulis cerpen, novel dan penerjemah. Mochtar Lubis
merupakan sastrawan angkatan 1960-an.
Mochtar Lubis merupakan putra
ke enam dari sepuluh bersaudara. Ayahnya yang bernama Marah Husin dan Ibunya
bernama Siti Madinah Nasution. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda Ayahnya bekerja sebagai kepala distrik di
Kerinci. Dari tugas Ayahnya yang sebagai kepala distrik itulah yang membuat
Mochtar Lubis menciptakan karya yang berjudul “Kuli Kontrak”. Cerita pendek itu
terinspirasi ketika Mochtar Lubis melihat Ayahnya memukuli pegawai yang berniat
untuk melarikan diri. Kedua orang tuanya memberikan Pendidikan yang sangat baik. Ayahnya yang melarang Mochtar Lubis dan sodara-sodaranya
untuk bekerja di pemerintahan Belanda bukan menjadi alasan yang tidak memiliki
dasar, melainkan tugas yang dibebankan oleh pemerintahan Belanda sangat
bertolak belakang dengan kemanusiaan.
Mochtar Lubis lahir di
Padang pada tanggal 7 Maret 1922. Sejak sekolah dasar Mochtar Lubis memiliki
kegemaran menulis. Dari kegemaran tersebut, terciptalah novel dan cerpen, selain itu ia juga pernah menulis cerita anak dalam surat kabar Sinar Deli.
Mochtar Lubis merupakan keturunan dari keluarga Batak Mandailing. Dari
kesepuluh bersaudara itu bersama-sama menempuh sekolah dasar di sekolah Kebangsaan. Kemudian Mochtar Lubis melanjutkan Pendidikan pada tahun 1936 di
salah satu sekolah yaitu HIS Sungai Penuh, Kerinci, Sumatra Tengah.
Kemudian pada tahun 1940 Mochtar Lubis melanjutkan pendidikanya di kejuruan ekonomi
di Kayutanam, Sumatra Tengah. Selain itu Mochtar Lubis juga pernah belajar
secara mandiri untuk memperdalam ilmu kedokteran. Mochtar Lubis juga pernah
belajar di Thomas Jefferson Fellowship.
Pada tanggal 2 Juli 1945, Mochtar Lubis menikahi seorang gadis
yang bernama Siti Halimah Kartawijaya yang berasal dari Jawa Barat. Dalam
pernikahannya mereka dikaruniai 1 anak perempuan dan 2 anak laki-laki.
Mochtar Lubis turut ikut
mendirikan kantor berita yang diberi nama ANTARA selaim itu Mochtar Lubis juga
bekerja di kantor tersebut sebagai wartawan pada tahun 1945-1952 di Yogyakarta.
Setelah kantor berita ANTARA ditutup Mochtar Lubis bekerja sebagai salah satu
karyawan di surat kabar yaitu surat kabar Harian Merdeka sekaligus menjabat sebagai pimpinan redaksi Majalah
Mutiara pada tahun 1949-1950. Pada tanggal 28 Desember 1949 beliau mendirikan
surat kabar Harian Indonesia raya pada periode 1949-1961 dan 1968-1974.
Pada masa pemerintahan Bung Karno, surat harian tersebut ditutup karena surat tersebut dianggap paling keras dalam mengkritik pemerintahan. Sehingga pemerintah menangkap dan memenjarakan Mochtar Lubis pada tanggal 21 Desember 1956 sampai Mei 1966 dan ditanggap di Madiun, tidak hanya ia yang ditangkap melainkan juga ketua umum dan Nihammad Roem, Sutan Syahrir dan beberapa tokoh politik lainnya. Ia juga kembali di penjara selama 2,5 bulan pada masa orde baru bersama dengan beberapa media lain. Setelah bebas dari penjara mochtar Lubis kembali menerbitkan sekaligus sebagai pimpinan dan pendiri majalah baru yaitu majalah Horison pada tahun 1966 dan sampai sekarang masih tetap diterbitkan.
Dengan karyanya-karyanya pada saat ditahanan ia mendapatkan penghargaan Magsaysay Journalism and Literature Award dari Manila. Pada umur 82 tahun ia meninggal bertepatan pada tanggal 2 Juli 2004 di Jakarta. Ia di makamkan di samping makan istrinya di TPU Jeruk Purut.
Karya-Karya yang dihasilkan berupa novel yang berjudul Jalan Tak Ada Ujung (1952), Senja di Jakarta (1970), Tanah Gersang (1964). sedangkan karya yang berupa cerita pendek yang berjudul Kuli Kontrak (1982), Perempuan (1956). Selain itu, masih banyak karya-karya Mochtar Lubis yaitu ada 53 buku yang ditulis olehnya. Ada juga karya Jurnalistiknya yang berupa Perlawanan ke Amerika Serikat pada tahun 1951 dan Catatan Korea pada tahun 1951.
Sumber: http://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Mochtar_Lubis
https://starglammagz.com/2020/03/07/mengenal-dan-mengenang-hari-lahir mochtarlubis/#:~:text=Mochtar%20Lubis%20lahir%20pada%207,Mandailing%20dengan%20gelar%20Raja%20Pandapotan.
http://www.biografi.co.id/2020/04/biografi-mochtar-lubis-wartawan-pejuang.html

Komentar
Posting Komentar